Diet Penyakit Jantung

Penyakit jantung terjadi akibat proses berkelanjutan, dimana jantung secara berangsur-angsur kehilangan kemampuannya untuk melakukan fungsi secara normal. Pada awal penyakit jantung mampu mengkompensasi ketidakefesiensian fungsinya dan mempertahankan sirkulasi darah normal melalui pembesaran dan peningkatan denyut nadi.

Dalam keadaan tidak terkompensasi, sirkulasi darah yang tidak normal menyebabkan sesak napas, rasa lelah, dan rasa sakit di daerah jantung. Berkurangnya aliran darah dapat menyebabkan kelainan pada fungsi ginjal, hati, otak serta tekanan darah yang berakibat terjadinya resorpsi natrium. Hal ini menimbulkan edema atau penggelembungan pada jantung. Penyakit jantung menjadi akut bila disertai infeksi (Endocarditis dan Carditis), gagal jantung, setelah myocard infarct dan setelah operasi jantung.

Untuk para penderita penyakit jantung disarankan untuk melakukan perubahan dalam pola makan dan pola hidup yang lebih sehat, seimbang dan dinamis. Jika perlu melakukan diet sehat untuk penderita penyakit jantung dengan komplikasi seperti kegemukan atau obesitas yang berkaitan erat dengan penyakit jantung.

Melakukan diet jantung bagi mereka yang berisiko atau sudah terkena penyakit jantung dengan melakukan diet sehat penyakit jantung bertujuan untuk :

1. Memberikan makanan secukupnya tanpa memberatkan kerja jantung
2. Menurunkan berat badan bila terlalu gemuk
3. Mencegah atau menghilangkan penimbunan garam atau air

Namun dalam melakukan pola diet yang sehat dan disiplin, penderita diet penyakit jantung ini juga harus memenuhi persyaratan untuk menjalani program diet penyakit jantung adalah sebagai berikut :

1. Memiliki energi yang cukup, untuk mencapai dan mempertahankan berat badan normal

2. Memiliki kandungan protein yang cukup yakni 0,8g/kgBB

3. Minimal memiliki kadar lemak yang sedang dalam tubuh, yakni 25-30% dari kebutuhan energi total, 10 % berasal dari lemak jenuh, dan 10-15% lemak tidak jenuh.

4. Kolesterol rendah, terutama jika disertai dengan dislipidemia

5. Vitamin dan mineral cukup. Hindari penggunaan suplemen kalium, kalsium, dan mengnesium jika tidak dibutuhkan.

6. Garam rendah, 2-3 gr/hari, jika disertai hipertensi atau edema

7. Makanan yang mudah dicerna dan tidak menimbulkan gas

8. Serat cukup untuk menghindari konstipasi

9. Cairan cukup 2 liter/hari sesuai dengan kebutuhan

10. Bentuk makanan disesuaikan dengan keadaan penyakit, diberikan dalam porsi kecil

11. Bila kebutuhan gizi tidak dapat dipenuhi melalui makanan dapat diberikan tambahan berupa makanan enteral, parenteral atau suplemen gizi.

 


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Jantung Untuk Mengembalikan Kesehatan Jantung, Membantu Mengobati Penyakit Jantung, Bantu Atasi Lemah Jantung, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Penyakit Jantung and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>